Berita Terbaru Teknologi

Inggris Stop Uji Klinis Vaksin Corona?

Inggris Stop Uji Klinis Vaksin Corona?
Posted by admin

Berita Terbaru Teknologi Pengujian vaksin corona di Inggris dihentikan sementara karena masalah keamanan dan keselamatan. Padahal, uji coba vaksin ini disebut menjadi yang paling mendekati tahap akhir di seluruh dunia.
Sebagaimana yang dikutip dari STAT, vaksin virus SARS-CoV-2 buatan perusahaan obat, AstraZeneca, dan ilmuwan dari University of Oxford, Inggris, ini dihentikan sementara pada tahap ketiga uji klinis. Keputusan ini diambil setelah ‘dugaan reaksi merugikan yang serius’ muncul pada salah satu pasien uji coba.

Sukarelawan yang menunjukkan reaksi tidak baik itu dilaporkan akan dapat membaik. Namun, dampak dari permasalahan ini membuat kelanjutan uji klinis vaksin corona ini dipertanyakan.Penghentian sementara ini bisa jadi tidak hanya mempengaruhi uji vaksin di Inggris, namun juga di seluruh dunia.Hingga saat ini, AstraZeneca belum merilis laporan resmi ihwal permasalahan ini.Meski begitu, perusahaan menyampaikan bahwa hal ini adalah hal yang lumrah terjadi pada pengujian vaksin.

“Ini adalah hal yang rutin yang harus terjadi kapan pun ada potensi penyakit yang tidak dapat dijelaskan saat pengujian,” ungkap AstraZeneca dalam pernyataannya.

 

 

Inggris Stop Uji Klinis Vaksin Corona?

 

 

Sebanyak 50 ribu orang dilaporkan tengah menjadi bagian dalam pengujian vaksin skala global. Vaksin yang dikembangkan peneliti dari Oxford ini adalah satu dari 9 obat yang telah mencapai tahap 3 pengujian klinis.Tahap ketiga pada pengujian klinis adalah tahap terakhir dan terbesar dalam rangkaian tahapan pengujian obat dan vaksin. Tahap ini menguji efek vaksin atau obat baru pada manusia dalam skala yang sangat besar.Karena besarnya skala pengujian ini, pemberhentian di tengah pengujian menjadi hal yang sering terjadi.

“Ini dapat terjadi pada setiap pengujian vaksin. Ini hal yang sangat biasa. Hampir selalu ada seseorang yang meninggal atau mengalami stroke Ketika pengujian klinis,” ujar ahli statistik biologis dari University of South Australia, Adrian Esterman, kepada The Sydney Morning Herald.

Meski cukup mengecewakan, perlu dipahami bahwa hal ini adalah memang bagaimana seharusnya uji klinis dilakukan. Tanpa pengujian bertahap yang sangat hati-hati, tidak mungkin masyarakat dapat memperoleh suatu obat atau vaksin yang efektif dan aman.Tekanan untuk segera memperoleh obat dan vaksin virus corona penyebab COVID-19 memang sangat tinggi. Seluruh dunia berharap solusi atas pandemi ini dapat segera ditemukan. Namun, meski di bawah tekanan yang besar, CEO dari beberapa perusahaan obat terbesar di dunia telah menyampaikan janji untuk menjaga integritas proses ilmiah dari setiap obat dan vaksin yang tengah dikembangkan. Penekanan pada betapa penting setiap tahap pengujian klinis menjadi sangat dibutuhkan. Setiap tahap pengujian dilakukan dalam rangka menemukan suatu obat dan vaksin yang dapat efektif dan juga aman untuk dikonsumsi.

Leave A Comment